PAKET WISATA TANA TORAJA
4D3N
RP. 1.500.000,- / Pax
DAYA TARIK WISATA
GUNUNG NONA
Gunung ini sebenarnya bernama Buttu Kabobong namun lebih terkenal dengan sebutan Gunung Nona. Jika akan menuju Tana Toraja (Tator) maka kita akan melewati gunung ini. Gunung ini tepatnya terletak di jalan poros Enrekang. Kata orang tidak afdol kalau ke Tator tanpa singgah untuk menikmati pemandangan gunung ini. Pemandangan gunung ini sedikit berbeda dengan gunung lainnya karena jika diperhatikan maka akan terlihat seperti Miss V. Sambil menikmati pemandangan gunung yang meneduhkan mata dengan hamparan pepohonan hijau dan ditemani segelas teh panas serta tiupan semilir angin yang sejuk membuat tubuh yang tadinya sudah sangat letih karena perjalanan yang cukup jauh dari pare-pare segar kembali. Namun sayang di beberapa bagian dari gunung tersebut terlihat gundul. Bisa jadi karena penebangan pohon liar tanpa menanam kembali (reboisasi).
BUNTU BURAKE
Wisata religi Buntu Burake terletak sekitar 4 km dari pusat kota Makale, Tana Toraja. Nama Buntu Burake semakin mendunia setelah di puncaknya berdiri Patung Tuhan Yesus memberkati yang disebut tertinggi di dunia. Patung ini memiliki tinggi 40 meter menghadap Kota Makale. Icon wisata Tana Toraja ini mengalahkan tinggi patung Kristus Penebus di Brazil jika dihitung dari permukaan laut. Dari kawasan Buntu Burake, wisatawan juga dapat menikmati pemandangan kota Makale dan gunung-gunung yang indah yang mengelilingi Toraja.
KUBURAN BATU LEMO
TAMPANG ALLO
kuburan gua alam Tampang Allo yang berada di kelurahan Kaero, kecamatan Sangalla, Tana Toraja, Sulsel. Tempat wisata ini menjadi salah satu daya tarik wisata dikarenakan keunikan objek wisata tersebut berupa gua alam yang dijadikan sebagai tempat penguburan masyarakat Toraja jaman dahulu.
Kuburan ini berada pada ketinggian 807 meter diatas permukaan laut, dimana terletak di sebelah selatan Rantepao sekitar 23 km. Saat Anda memasuki kawasan kuburan tersebut akan melewati pematang sawah dan di depan kuburan gua tersebut juga terhampar sawah hijau.
Didalam kuburan tersebut ditemukan puluhan erong (peti mayat dengan bentuk binatang), tau-tau (patung), banyak tengkorak serta tulang-belulang masyarakat Toraja dahulu kala yang dikubur disana. Gua alam tersebut menjadi kuburan bagi penguasa Sanggala pada abad ke-16 dahulu. Menjadi tempat penguburan bagi Sang Puang Menturino beserta istri dan keluarganya.
SUAYA
Suaya merupakan situs wisata sejarah pemakaman raja-raja Sangalla di sisi dinding bukit cadas. Tebing-tebing batu tersebut dipahat dan dibentuk kantung-kantung gua. Destinasi ini juga menjadi tempat ziarah rutin untuk menghormati nenek moyang serta leluhur.
Patung-patung (Tau Tau) para raja dan keluarganya diberi pakaian layaknya pakaian saat mereka hidup dulu. Wisatawan dapat naik ke tebingnya dan melihat peti kayu berukir yang disebut erong. Beberapa batu megalitik dan pusaka-pusaka peninggalan para raja banyak ditemukan di tempat ini.
LONDA
DESA PALLAWA
Desa Pallawa merupakan kawasan desa yang bersejarah, tempat di mana rumah adat Tongkonan, rumah adat khas Sulawesi Selatan, yang paling tua di Tana Toraja dan masih terjaga hingga sekarang. kita akan melihat lingkungan yang masih sangat asri, dengan atmosfer udara yang jauh lebih sejuk dari kota Makassar dan lokasi desa ini berada di wilayah perbukitan yang terjal.
Terdapat 11 rumah Tongkonan dengan alat penumbuk padi tradisional di desa ini. Pemilik aslinya tidak lagi menempati rumah ini, sebab ada keluarga yang membeli semua rumah adat yang ada di kampung dan warga asli desa tinggal di belakang rumah Tongkonan. Konon katanya rumah Tongkonan ini adalah saksi bisu kerasnya perang antar-desa.
LO'KO MATA
Loko Mata merupakan salah satu objek wisata yang berupa batu besar yang berisi mayat. Tempat ini menjadi satu tempat penyimpanan mayat masyarakat Toraja sudah sejak jaman dahulu kala.
Adat istiadat masyarakat Toraja ini memang terbilang unik.
Biasanya mayat selalu dikuburkan. Namun saat Anda berkunjung di sana akan mendapati sebuah kuburan batu Loko Mata ini diisi dengan banyak mayat. Ada banyak lubang pada batu besar tersebut, yang mana setiap lubang batu itu berisi lebih dari satu mayat. Mayat dalam satu lubang tersebut masih memiliki hubungan keluarga.
KALIMBUANG BORI
Situ megalitikum yang terkenal di Toraja adalah Bori Kalimbuang, terletak sekitar 8 km sebelah utara Rantepao di kecamatan Sesean dari Rantepao, Ibukota Kabupaten Toraja Utara. Bori Kalimbuang ada hamparan bebatuan khas zaman megalitikum yang ditancapkan di sebuah lahan. Batu-batu besar (menhir) berdiri tegak pada hamparan tanah rumput, mirip dengan situs batuan Stonehenge di Inggris. Jumlahnya mencapai seratus dengan ukuran beragam. Terdiri dari 54 menhir kecil, 24 sedang dan 24 batu berukuran besar. UNESCO juga menetapkannya sebagai salah satu dari sembilan objek wisata warisan dunia.
KE'TE KESU
Kete Kesu adalah suatu desa wisata di kawasan Tana Toraja yang dikenal karena adat dan kehidupan tradisional masyarakat dapat ditemukan di kawasan ini. Di dalam Kete Kesu terdapat peninggalan purbakala berupa kuburan batu yang diperkirakan berusia 500 tahun lebih. Di dalam kubur batu yang menyerupai sampan atau perahu tersebut, tersimpan sisa-sisa tengkorak dan tulang manusia. Hampir semua kubur batu diletakkan menggantung di tebing atau gua. Selain itu, di beberapa tempat juga terlihat kuburan megah milik bangsawan yang telah meninggal dunia.
AKOMODASI
HOTEL SAHID
Hotel Sahid Toraja dikelilingi oleh pohon pinus dan terletak di lereng gunung. Hotel ini menyediakan kamar-kamar sederhana yang memiliki kamar mandi en suite dan menawarkan sebuah kolam renang outdoor, lapangan tenis, dan meja layanan wisata.
Semua kamarnya dilengkapi dengan meja tulis, TV satelit, dan memiliki area tempat duduk yang nyaman. Lemari es juga tersedia.
Meja layanan wisatanya dapat membantu Anda merencanakan perjalanan untuk mengunjungi tempat-tempat wisata. Sahid Toraja Hotel menyelenggarakan kegiatan mendaki gunung dan menyediakan area untuk jogging. Lapangan voli juga tersedia di hotel. Fasilitas penyewaan mobil tersedia dengan biaya tambahan.
MENTIRO TIKU GUEST HOUSE
Mentiro tiku guest house adalah penginapan yang berada di Jl. Simpang Batutumonga Tikal, Lempo, Kec. Sesean Suloara, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. penginapan ini memiliki view yang sangat memanjakan mata. kita dapat melihat pemandangan hamparan sawah dan kota rantepao yang terselimuti oleh awan yang terbentang luas.
Disini juga mempunyai kamar menarik dimana kita bisa merasakan bagaiman rasanya tidur didalam rumah adat Tana Toraja yaitu tongkonan.
KUPA BEACH AND RESTO
Kupa Beach Restaurant Adalah Sebuah Restaurant yang Berapa di Kabupaten Barru. Disini Kita akan Makan sambilgn menikmati pemandangan laut Barru.
SALLEBAYU RESTAURANT
Sallebayu Restaurant Adalah restaurant yang berada di jl. Kete Kesu , Karassik, Toraja Utara. Resaturant ini juga memiliki teman dengan Rumah Adat Toraja dan di Kelilingi oleh pamandangan Rumput Hijau.
PANORAMA RESTAURANT
Panorama Restaurant Adalah Restaurant Yang Berada Di jl. Poros Sangalla, Makale, Tana Toraja. Restaurant Ini Bertemakan Kayu Bambu dan memiliki Pemandangan Hamparan Sawah yang Luas Serta Hijaunya Hutan dan Pegunungan Di sangalla.
ARUM PALA RESTAURANT
Arum Pala Hotel and Resto terletak di JL Poros Makassar - Pare Pare, Mallusetasi, Mallawa, Barru, Kabupaten Barru. disini kita akan makan langsung di pinggir laut Kota Barru.
ITINERARAY PAKET WISATA TANA TORAJA 4D3N
Day 1 :
MAKASSAR - TORAJA
Pagi Hari Peserta Akan Berkumpul Sesuai titik kumpul dan langsung berangkat menuju ke toraj menggunakan bus. makan siang di kupa beach and resto barru. lalu menikmati pemandangan gunung nona sambil meminum teh/kopi. setelah itu melanjutkan perjalanan ke toraja. setelah sampai ditoraja langsung menuju ke Hotel Sahid untuk makan malam dan check-in.
DAY 2 :
EXPLORE TORAJA
Pagi Hari setelah sarapan kita menuju ke objek wisata buntu burake, setelah itu menuju ke kuburan batu lemo, setelah itu menuju ke suaya lalu berjalan santai menuju ke tampang allo, setelah itu makan siang di panorama restaurant, setelah makan siang menuju ke londa, setelah itu menuju ke desa wisata pallawa, setelah itu menuju ke batutumonga check in di mentirotiku guest house, dinner dan istirahat.
DAY 3 :
EXPLORE TORAJA
Pagi Hari setelah sarapan sambil menikmati hamparan awan di mentiro tiku kita menuju ke Loko mata, setelah itu kita akan berjalan ke lempo melewati hamparan sawah yang luas, setelah itu kita menuju ke kalimbuang bori, setelah itu kita menuju ke salebayu untuk makan siang, setelah makan siang kita menuju ke kete kesu, setelah dari kete kesu kita menuju ke pusat oleh oleh khas toraja di Pao. setelah ittu kita akan kembali ke hotel sahid , sampai dhi hotel makan malam dan istirahat.
DAY 4 :
BACK TO MAKASSAR
Pagi hari setelah sarapan, check out di hotel, kembali menuju ke kota makassar, istirahat di bambapuang, makan siang di arum pala hotel dan resto. sampai dikota makassar. tour selesai.
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)


yuhuuu
BalasHapussiap,mantap
BalasHapusoke mntap
BalasHapus